5 Kesalahan Fatal Saat Membeli Dompet Kulit yang Wajib Dihindari
Menurut artikel dari Bell Tower Spain, salah satu kesalahan paling umum adalah tidak memeriksa keaslian kulit sebelum membeli—padahal banyak produk kulit murah ternyata dari bahan imitasi (PU) yang cepat rusak Bell Tower Spain. Fakta ini semakin memperkuat pentingnya “jangan tergoda harga murah tanpa cek bahan”.
Pernah nggak sih, beli dompet kulit karena kelihatan keren atau harganya murah banget… tapi baru dipakai beberapa bulan sudah sobek, ngelupas, atau warnanya pudar? Tenang, kamu nggak sendirian banyak banget orang yang salah kaprah waktu beli dompet kulit. Padahal, dompet itu kan bukan cuma soal gaya, tapi juga investasi jangka panjang.
Biar nggak terjebak kesalahan yang sama, yuk kita bahas 5 kesalahan paling sering waktu beli dompet kulit. Siapa tahu setelah baca ini, kamu bisa lebih jeli milih, dapet dompet yang awet, dan tentunya tetap kece buat dipakai sehari-hari.
Kesalahan Fatal yang Sering Terjadi
1. Hanya Fokus ke Harga Murah
Dompet kulit murah emang keliatan menggoda. Tapi hati-hati, harga yang terlalu miring biasanya jadi tanda kalau bahannya bukan kulit asli, atau kualitasnya rendah. Alhasil, baru sebentar dipakai udah rusak.
Tipsnya: anggap beli dompet itu investasi. Harga boleh agak lebih tinggi, tapi kalau kualitas oke, jatuhnya malah lebih hemat karena bisa dipakai tahunan
2. Tidak Mengecek Jenis Kulit
Banyak orang mikir semua kulit itu sama. Padahal beda banget! Ada genuine leather (seringnya kualitas standar), top grain (lebih awet dan halus), sampai full grain (kelas premium, tahan lama, makin cakep seiring dipakai). Kalau asal beli, bisa-bisa kamu bayar mahal buat kulit kualitas rendah.
Tipsnya: jangan malas tanya penjual atau baca detail produk. Pilih kulit sesuai kebutuhan dan budget, tapi kalau mau yang tahan lama, full grain selalu juaranya.

3. Mengabaikan Jahitan & Finishing
Kelihatan sepele, tapi jahitan dompet itu penting banget. Dompet kulit asli yang bagus biasanya punya jahitan rapi, benang kuat, dan finishing yang halus. Kalau asal beli, baru sebentar dipakai bisa langsung robek di bagian pinggirnya.
Tipsnya: sebelum bayar, cek detail kecil. Lihat jahitannya, perhatiin tepi kulitnya—kalau rapi, itu tanda kualitas bagus.
4. Tidak Menyesuaikan dengan Kebutuhan
Dompet tipis model card holder memang stylish, tapi kalau kamu tipe yang bawa banyak kartu, hasilnya malah bikin ribet. Sebaliknya, bawa dompet tebal ke acara formal juga nggak nyaman.
Tipsnya: pilih dompet sesuai gaya hidup. Banyak kartu? Bifold atau trifold pas banget. Cuma bawa kartu penting? Card holder lebih praktis.
5. Beli Tanpa Garansi atau Brand Terpercaya
Banyak orang asal beli karena mikir “ah, dompet doang.” Padahal tanpa garansi atau beli dari brand asal-asalan, risiko dompet cepat rusak makin besar. Brand yang bagus biasanya berani kasih garansi—tanda mereka percaya sama kualitas produknya.
Tipsnya: pilih brand terpercaya yang kasih jaminan, misalnya Muza Leather Craft. Jadi kalau ada masalah, kamu nggak bingung harus gimana.
Intinya, jangan sampai beli dompet kulit cuma karena tergiur harga atau model. Salah pilih, bisa-bisa dompet cepat rusak dan kamu malah keluar biaya lebih banyak. Hindari 5 kesalahan di atas, dan anggap dompet kulit sebagai investasi jangka panjang—dipakai harian tetap awet, plus makin keren seiring waktu.
Jangan lupa, Baca Juga : Ciri Memilih Dompet Kulit Asli yang Tahan Lama.
atau langsung cek koleksi kami, seperti BW Muza Bifold Wallet Leather Puzzle 02, dompet kulit pria motif Puzzle yang elegan dan berkualitas.